Tips Memilih Bedcover atau Sprei Berdasarkan Bahan

Apakah Anda termasuk orang yang suka mengoleksi Bed Cover atau sprei? Ya, bagi para kolektor tidak akan ada kepuasan dalam memburu benda-benda kesayangannya. Bed cover atau sprei juga sangat berguna untuk kenyamanan tidur Anda.

Perlu Anda ketahui bahwa kualitas tidur dapat mempengaruhi kesehatan Anda. Karena tidur bisa mengistirahatkan otak. Jika tidur Anda terganggu, hal itu dapat menyebabkan masalah pada kesehatan Anda. Tidak mau bukan karena masalah tidur membuat hari-hari Anda terganggu juga?

Untuk mengatasi salah satu masalah kenyamanan tidur Anda, salah satunya adalah dengan memperhatikan kualitas sprei atau sprei kamar tidur Anda.

Sangat penting untuk anda memperhatikan bahan dari bed cover, berikut beberapa pertimbangan yang dapat Anda gunakan :

Tips Memilih Bedcover atau Sprei Berdasarkan Bahan

Katun Jepang

Kain ini berasal dari Jepang. Ini memiliki tekstur yang lebih halus, lebih lembut, lebih dingin, dan warna yang tajam dan cerah. Akan tetapi katub jepang biasanya memiliki harga yang lebih mahal dan memiliki corak yang sedikit.

Katun Cina atau Kain Twill (Canon)

Bahan ini memiliki 2 kelas, yaitu kelas rendah dan tinggi. Untuk kelas rendah, katun ini memiliki warna kurang cerah, sedangkan pada kelas tinggi bahan menyerupai katun Jepang. Di pasaran, kain ini kalah populer dibanding katun lokal. Namun tidak ada salahnya Anda memiliki koleksi bed cover atau seprai dari jenis ini.

Katun Lokal

Kain jenis ini mendominasi bed cover dan seprai di pasaran, karena motif dan warnanya yang banyak. Katun lokal memiliki bahan halus, lembut, serat rapat, dingin, dan tidak luntur. Harga untuk seprai kain ini sangat terjangkau.

Poliester

Kain ini terbuat dari serat sintetis, memiliki tekstur sedikit kasar, tidak mudah kusut, serta harga ekonomis. Anda akan dimanjakan dengan pilihan motif yang banyak. Namun, sayangnya bahan ini tidak menyerap keringat sehingga kurang cocok untuk digunakan di daerah tropis.

Katun Viskose (CVC)

Memiliki komposisi 60-70% katun, sisanya 30-40% berasal dari bahan viskose atau rayon. Teksturnya lembut, tidak mudah kusut, dan nyaman di kulit ketika disentuh. Bahan viskose biasa digunakan untuk kaus, jaket, ataupun kemeja. CVC disebut juga sebagai katun Korea.

King Koil

King Koil merupakan nama produsen tempat tidur terkenal di dunia. Produk-produk buatan King Koil menggunakan jenis bahan kain katun jaguard, yaitu katun terbaik di Eropa. King Koil merupakan katun kualitas paling atas dibanding semua jenis katun.

King Koil Sutra

Bahan ini merupakan kombinasi antara kain katun dengan sutra. Memiliki kain dengan tekstur licin, halus, serat kuat, lembut, dan lentur seperti khas dari kain sutera itu sendiri. King Koil sutra memiliki warna yang elegan.

Tancel

Bahan tancel terbuat dari rumput organik. Tidak seperti kapas, bahan tancel dipintal dari serat bambu malang melintang, sehingga membentuk pori-pori mikro unik yang membuat kain 4x lebih kuat menyerap keringat. Jika Anda sering berkeringat saat tidur, kain jenis ini sangat cocok untuk alas tidur Anda. Bahan lembut hampir seperti sutra.

Satin

Bahan satin terbuat dari 100% katun. Tetapi dengan struktur anyaman berbeda. Anyaman satin saling menyilang antara benang 1 dengan 4 atau 7. Semakin banyak benang yang menyilang terhadap benang lain, akan membuat kain semakin lembut dan halus.

Tapi hal ini membuat kain cepat rapuh ketika Anda menyikat saat mencucinya. Bahan satin memiliki bobot agak berat dan mengilap. Walaupun terlihat tebal, namun memiliki tekstur yang lembut.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Tips Memilih Bedcover atau Sprei Berdasarkan Bahan