Jangan Asal Pilih Mainan Untuk Si Kecil! Ikuti Tips Ini

bermain bersama si kecil tak hanya menyediakan bonding time, tapi juga menoreh kenangan manis terhadap masa kecil anak. Bermain adalah tugas utama anak-anak. Jika dilakukan bersama, bermain juga dapat mengajarkan anak untuk bersosialisasi dan berkomunikasi dengan lebih baik.

Manfaat bermain yang begitu besar bagi pertumbuhan anak tentunya harus diimbangi dengan pemilihan mainan yang edukatif untuk anak. Namun, memilih mainan bisa menjadi kebingungan tersendiri bagi orang tua.

Lalu, apa saja hal yang harus diperhatikan dalam memilih mainan edukatif untuk anak? Yuk, simak catatan berikut!

Jangan Asal Pilih Mainan Untuk Si Kecil! Ikuti Tips Ini

Sesuaikan dengan usia anak

Mainan adalah 'teman' anak dalam tumbuh kembangnya. Dalam bermain, tentunya Anda ingin si kecil bermain dengan teman sepermainan yang sebaya dengan usianya. Sama halnya dalam memilih mainan, para orang tua perlu memastikan bahwa mainan edukatif yang dipilih sesuai dengan usia si kecil. Perhatikan kemasan dari mainan tersebut dan rentang usia yang dianjurkan. Beda usia, tentu beda jenis mainan edukatif yang dibutuhkan.

Sebagai contoh, jika anak Anda masih berusia di bawah satu tahun, pastikan Anda memberikan mainan edukatif yang berukuran besar sehingga si kecil terbebas dari risiko tersedak ketika ia memasukkan mainan ke dalam mulut.


Terbuat dari bahan yang aman

Hal yang sering diabaikan oleh orang tua adalah pemilihan bahan yang aman dan sesuai standar. Anak-anak adalah petualang ulung dan memiliki rasa penasaran yang tinggi, tidak jarang mereka ingin membongkar mainan untuk mengetahui bagaimana cara kerja dari mainan yang ia miliki.

Jika bahan mainan edukatif yang dipilih terbuat dari bahan yang aman, sebagai contoh alat mewarnai yang non-toxic atau bebas racun, Anda akan merasa lebih tenang membiarkan buah hati bereksplorasi. Seperti mainan transformers ini.


Kenali hobi si kecil

Anak lahir dengan tipe kecerdasan yang berbeda-beda dan orang tua harus peka terhadap hal ini dengan memberikan mainan yang sesuai dengan karakter anak.

Saat memilih mainan untuk si kecil, pastikan kita tidak hanya sekedar mengikuti tren semata. Orang tua juga harus peka terhadap jenis mainan yang disukai oleh si kecil. Jika si kecil memiliki kecerdasan verbal yang tinggi, berikanlah mainan yang bersifat role play seperti microphone untuk menjadi penyanyi atau mainan alat kedokteran sehingga mainan tersebut bisa merangsang kemampuan berkomunikasi si kecil. Sementara jika si kecil memiliki tipe kecerdasan kinestetik, mainan yang membuatnya bergerak bebas seperti trampolin atau balance bike pasti menjadi kegemarannya.


Seimbangkan jenis mainan

Jika pada poin sebelumnya Anda disarankan untuk memilih mainan sesuai dengan minat dan tipe kecerdasan si kecil, kali ini pastikan jenis mainannya seimbang untuk merangsang motorik dan sensorik si kecil.

Hal ini penting dilakukan mengingat pada usia balita, anak menyerap informasi dengan cepat dan akan mengingatnya. Maka pengenalan tekstur, warna, bunyi maupun rasa perlu disisipkan dalam momen bermain anak. Anda bisa bermain masak-masakan, misalnya sambil mengajarkan si kecil mengenai berbagai tekstur serta rasa buah-buahan.

Tidak hanya itu, permainan outdoor seperti bermain pasir merupakan kombinasi yang baik antara melatih motorik halus seperti menggaruk tanah, menggali dan mempelajari jenis tekstur.


Pilih mainan yang merangsang imajinasi

Kombinasi imajinasi dan permainan adalah bekal seorang anak dalam membentuk karakter dan masa depannya. Karena itu, permainan yang merangsang imajinasi amatlah penting untuknya. Permainan yang kaya imajinasi seperti permainan role play (rumah-rumahan, dokter-dokteran dsb) tidak hanya seru dan menyenangkan, namun juga mendorong anak untuk belajar menyelesaikan masalah dan mengajarkannya untuk mampu mengutarakan maksud dengan baik dan jelas.

Sebagai orang tua, Anda juga bisa menyisipkan nilai positif dalam permainan imajinasi ini, seperti belajar mengantri, pentingnya makan sayur, sampai belajar menggunakan mainan secara bergantian.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Jangan Asal Pilih Mainan Untuk Si Kecil! Ikuti Tips Ini